Kordes Raba Dan Kombo Melakukan Aksi Penyegelan, Ruang Kepala Sekolah SMPN 2 WAWO Bentuk Penolakan Kepala Sekolah Baru
Cari Berita

Advertisement

Kordes Raba Dan Kombo Melakukan Aksi Penyegelan, Ruang Kepala Sekolah SMPN 2 WAWO Bentuk Penolakan Kepala Sekolah Baru

Sabtu, 25 Juli 2026

 


Foto Koordinator Desa Raba Dan Kombo pada Saat penyegelan Ruangan kepala sekolah SMPN 2 WAWO 


Kecamatan Wawo, Media BuserBimaNTB.Com - Koordinator Desa Raba Dan Kombo Melakukan Aksi Penyegelan, Ruang Kepala Sekolah SMPN 2 WAWO Bentuk Penolakan Kepala Sekolah Baru, pada Pukul 09.00 Wita di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima NTB.


Sejumlah anggota Koordinator Desa (Kordes) Raba dan Kombo melakukan aksi penyegelan ruang Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Wawo yang berlokasi di Desa Raba, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, pada Sabtu 25 Juli 2026. Pantau langsung awak Media Buser Bima 


Aksi Penjegalan berlangsung secara damai dan tertib, dengan pengamanan dari personel Polsek Wawo untuk memastikan situasi tetap kondusif.


Menurut salah satu pimpinan tim sukses atau Kordes Desa Raba, M. Yusuf,pada saat di wawancara oleh awak media ini Menyampaikan, '' aksi penyegelan tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap kehadiran Kepala SMPN 2 Wawo yang baru,  dilantik oleh Bupati Bima pada Rabu, 22 Juli 2026,'' Ujarnya



M. Yusuf Menjelaskan,'' bahwa pihaknya menilai penempatan kepala sekolah tersebut tidak sesuai dengan aspirasi dan usulan masyarakat,  yang sebelumnya telah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bima," jelasnya 



Dalam aksi tersebut, Kordes Raba dan Kombo juga menyampaikan somasi yang berisi tuntutan, Menolak kehadiran Ibu Sri Hartati, S.Pd sebagai Kepala SMP Negeri 2 Wawo yang baru," cetusnya 


Meminta dengan hormat kepada Bupati Bima agar menempatkan Kepala SMP Negeri 2 Wawo sesuai dengan data dan usulan yang telah diajukan," harapannya 




Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil)  Kecamatan Wawo, Ismail, S.Pd, memberikan klarifikasi terkait polemik tersebut. Ia menjelaskan bahwa pengangkatan kepala sekolah merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Bima yang dilakukan berdasarkan mekanisme dan ketentuan yang berlaku," katanya 


Lanjut nya menjelaskan kamu sebagai koordinator kecamatan hanya menunggu keputusan dari pemerintah daerah, dan tidak ada hak nya untuk menolak atau melarang, kalau sudah di Lantik atau di tunjuk yah kami tetap terima, " tutup nya



Senada dengan itu, Wakil Kepala SMPN 2 Wawo, Nasaruddin, S.Pd, Menyampaikan," bahwa aktivitas belajar mengajar di sekolah diharapkan tetap berjalan normal meskipun terjadi aksi penyegelan, " ujarnya 


Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik sehingga tidak mengganggu proses pendidikan para siswa, " harapannya 



Hingga berita ini ditayangkan, situasi di lingkungan SMP Negeri 2 Wawo terpantau aman dan kondusif di bawah pengawasan aparat keamanan. 



Belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bima maupun Kepala Sekolah yang baru dilantik terkait tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi.sehingga berita ini di tayangkan



MBB ihwan