Disperkim dan DPUTR Purwakarta Dapat Porsi Anggaran Lebih Besar di Tahun 2026, Warga Beri Apresiasi
Cari Berita

Advertisement

Disperkim dan DPUTR Purwakarta Dapat Porsi Anggaran Lebih Besar di Tahun 2026, Warga Beri Apresiasi

Selasa, 20 Januari 2026



Purwakarta | Buserbimantb.com - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Purwakarta patut diapresiasi. Pasalnya, dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Purwakarta, Disperkim bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) diberikan peluang serta porsi pengelolaan anggaran yang lebih besar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Purwakarta tahun 2026.

Peningkatan alokasi anggaran tersebut ditujukan untuk memperkuat pelayanan publik, khususnya dalam penanganan tata ruang serta pembangunan dan peningkatan infrastruktur. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat yang menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan infrastruktur penunjang lainnya demi meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.



Dengan ditunjuknya dua OPD strategis ini, Disperkim dan DPUTR diharapkan mampu mengoptimalkan pelaksanaan program sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Anggaran yang digelontorkan pun terbilang cukup besar, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.



Selasa, Januari 2026, menjadi momentum penting bagi kedua OPD tersebut untuk membuktikan kinerjanya. Apabila pelaksanaan program tidak berjalan sebagaimana mestinya, dikhawatirkan dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.



Salah satu warga Purwakarta yang peduli terhadap pembangunan daerah, Ronnal, menyampaikan apresiasi dan harapannya. Ia berharap Disperkim dan DPUTR dapat mengemban amanah dengan baik serta merealisasikan program secara nyata di lapangan, bukan hanya sebatas perencanaan.

“Semoga kedua OPD ini amanah dalam menjalankan tanggung jawabnya, sehingga hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.



Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis di lapangan, meskipun dalam jangka waktu yang relatif singkat, pembangunan infrastruktur jalan menunjukkan perubahan yang signifikan. Perbaikan jalan kabupaten, provinsi, hingga pelosok desa kini semakin merata.

Warga masyarakat di berbagai desa dan kelurahan pun telah merasakan dampak positifnya.


Jalan yang semakin mulus mempermudah aktivitas sehari-hari, memperlancar mobilitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Program pembangunan infrastruktur ini dinilai membawa manfaat nyata bagi rakyat dan menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik.



( Ronal )