Cegah Klaster Baru Penyebaran Covid, Polres Sumbawa Awasi Kampanye Sehat"
Cari Berita

Advertisement

Cegah Klaster Baru Penyebaran Covid, Polres Sumbawa Awasi Kampanye Sehat"

Rabu, 14 Oktober 2020

Sumbawa,Media Buser Bima -- melalui Lomba kampanye sehat yang diluncurkan Kapolda NTB, menjadi pemanis dalam pesta demokrasi 5 tahunan khususnya di Provinsi NTB. Lomba Kampanye Sehat tersebut bertujuan untuk mencegah klaster baru covid-19 ditengah pelaksanaan pesta demokrasi.

Selain itu, diharapkan juga dalam pelaksanaan Lomba Kampanye Sehat ini dapat menggugah dan membangkitkan inovasi pasangan calon dalam berkampanye yang baik dan sehat.

Untuk itu Personel jajaran Polda NTB baik di Polres maupun Polsek berperan aktif dalam mengawal dan mengawasi pelaksanaan kampanye ditiap wilayah masing-masing.

Seperti halnya yang dilakukan oleh personel Polsek Empang Polres Sumbawa melaksanakan pengamanan kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati sumbawa nomor urut 04 Haji Mo - Novi diwilayah Kecamatan Empang, Selasa (13/10) malam.

Sejumlah personil diturunkan Polsek Empang dalam pengamanan tersebut. sebelum dimulainya kegiatan,seluruh personil sudah berada dilokasi untuk memastikan Protokoler Kesehatan Pencegahan Covid-19 di terapkan dengan baik.
Kapolsek Empang Akp Sarjan ketika dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polres Sumbawa Iptu Sumardi S.Sos menerangkan bahwa pelaksanaan pengamanan kampanye yang telah berjalan selama ini secara umum telah memenuhi kriteria kampanye sehat.

"Sudah berjalan dengan baik, protokol kesehatan juga sudah diterapkan seperti wajib menggunakan masker bagi seluruh peserta kampanye, penyediaan tempat cuci tangan, jaga jarak hingga pembatasan jumlah peserta" Terangnya.

Kasubbag humas juga menuturkan bahwa dengan adanya lomba kampanye sehat yg digagas oleh Kapolda NTB ini , protokol kesehatan dapat di terapkan terapkan sampai massa kampanye berakhir di penghujung tahun mendatang.

"Kita memasuki hari ke 19 kampanye. Semoga dengan adanya lomba kampanye sehat ini protokol kesehatan covid-19 akan tetap di terapkan hingga di hari terakhir kampanye mendatang, tidak ada klaster baru penyebaran virus akibat kampanye." Tutupnya


Bang Buser BB 01